BEKERJA DAN BERBAKTI UNTUK KEMAJUAN KTI

Artikel/Opini

Mengatasi Pengangguran dari Pendidikan Vokasi

Mengatasi Pengangguran dari Pendidikan Vokasi
Pendidikan vokasi menghadapi tantangan dalam menyediakan lulusan dengan kompetensi sesuai industri dan dunia kerja. Strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan vokasi terus dirumuskan.


Audio Berita
Oleh
ESTER LINCE NAPITUPULU
2 April 2023 14:03 WIB


Pengangguran terbuka lulusan pendidikan vokasi di Indonesia masih tinggi. Penyumbang terbanyak justru dari lulusan sekolah menengah kejuruan. Karena itu, tetap dibutuhkan pelatihan bagi lulusan sekolah vokasi agar mudah memasuki pasar kerja.

Memperkuat Masyarakat Adat

Kolaborasi penguatan dan pemberdayaan masyarakat adat dikerjakan bersama kekuatan sosial politik pro-rakyat. Ini dilakukan guna memperkuat kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan kebudayaan rakyat yang bermartabat.

Oleh
USEP SETIAWAN
1 April 2023 11:00 WIB

Rapat Kerja Nasional Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) VII di Rejang Lebong, Bengkulu, Minggu (19/3/2023), melahirkan ”Resolusi Rejang Lebong” yang berisi 23 butir. Resolusi ini merupakan aspirasi dari komunitas adat di kampung-kampung se-Indonesia.

Upaya Memenuhi Hak Penyandang Disabilitas

Penyandang Disabilitas belum mendapat tempat di masyarakat. Kehadirannya  masih  dipandang sebelah mata. Keterbatasan yang dimiliki, membuat mereka dianggap sebagai kelompok yang lemah, tidak berdaya dan hanya perlu  mendapatkan belas kasihan.  Hak-hak mereka sebagai manusia seringkali diabaikan. Mulai dari hak untuk hidup, hak untuk memperoleh pelayanan pendidikan dan kesehatan hingga  hak kemudahan mengakses fasilitas umum.

Lusia Palulungan: Women’s Empowerment as the Foundation of Leadership

The fight for gender equality and women’s empowerment is a multi-faceted endeavour. Lusia Palulungan, women’s rights activist and Program Manager at BaKTI, the Eastern Indonesia Knowledge Exchange Foundation, believes that to create a sustainable impact for the cause, one must ensure accessibility and build strong leadership.

Hari Bahasa Ibu Jangan Sekadar Seremoni

Indonesia punya 718 bahasa daerah sehingga menjadi negara dengan bahasa terbanyak kedua di dunia setelah Papua Niugini. Banyak bahasa mengalami kemunduran, kritis, bahkan terancam punah karena jumlah penuturnya menyusut.

Oleh
TATANG MULYANA SINAGA

JAKARTA, KOMPAS — Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional setiap 21 Februari diharapkan tidak sekadar seremoni. Peringatan ini patut dijadikan momentum melestarikan kekayaan bahasa dan budaya bangsa dengan menjaga para penuturnya.

Kunci memantik minat anak muda pada bahasa daerah? Yakinkan mereka bahwa identitas multibahasa adalah aset

Kunci memantik minat anak muda pada bahasa daerah? Yakinkan mereka bahwa identitas multibahasa adalah aset

Penulis: 

Rasman
Lecturer at the Department of English Language Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Reni Nastiti
Lecturer, Universitas Negeri Yogyakarta

Tatum Derin
Managing Editor of Elsya : Journal of English Language Studies, Universitas Lancang Kuning

Artikel ini terbit dalam rangka perayaan Hari Bahasa Ibu Internasional yang jatuh pada 21 Februari 2023.

Masyarakat Indonesia masih rentan jatuh miskin, apa penyebabnya?

Lina Agustina Pujiwati (Mahasiswa Doktoral Kependudukan UGM, Universitas Gadjah Mada)

Penyesuaian harga BBM yang diambil pemerintah pada 3 September 2022 memberikan dampak kenaikan harga komoditas pangan dan nonpangan. Hal ini tidak lepas dari kenaikan biaya angkut untuk proses distribusi barang dan jasa. Kebijakan pemerintah tersebut telah memicu kenaikan angka inflasi.

Program Perlindungan Sosial untuk Pemberdayaan Masyarakat

Bantuan sosial dari pemerintah diberikan dengan harapan penerima manfaat dapat berdaya. Salah satu upaya pemberdayaan itu dilakukan dengan memberi modal usaha.

Oleh
SEKAR GANDHAWANGI

Mayoritas anggaran Kementerian Sosial tahun 2023 dialokasikan untuk program perlindungan sosial, termasuk pemberdayaan masyarakat serta penanganan penyandang disabilitas, anak, dan warga lansia. Program agar dirancang secara berkelanjutan serta memungkinkan penerima manfaat mandiri di masa depan.

Pages