BEKERJA DAN BERBAKTI UNTUK KEMAJUAN KTI

Artikel/Opini

CAUSINDY: Kontribusi Pemuda Dalam Peningkatan Hubungan Bilateral Australia dan Indonesia

Hubungan dua negara Indonesia dan Australia telah berlangsung sejak abad ke-18, bahkan sebelum ditemukannya benua Australia oleh pelaut dari Eropa. Kontak dagang telah dikembangkan antara masyarakat indigenous di daratan Australia bagian Utara dengan pelaut Makassar, terutama pada komoditas teripang, yaitu sejenis timun laut yang pada kala itu dianggap sebagai salah satu komoditas unggulan.

#CAUSINDY: A Platform for Australian and Indonesian Young Leaders to Create A Stronger Bilateral Relationship

Australia-Indonesia relations had begun since the 17th century, even before European settlement of Australia. Trading contact was established between indigenous communities in Northern Australia and Makassare traders for trepang, or a type of sea cucumber which was considered as a high-valued commodity. The bilateral relations have since emerged, growing, and formalised with Australia’s full recognition of the independence of Indonesia in 1949.

Taking parliament to the people in Indonesia

Stephen Sherlock - 28 Aug, 2018

Indonesia’s parliaments—at the national and regional level—are repeatedly measured in opinion surveys as having amongst the lowest levels of trust of any public institution. Only political parties consistently rate lower than the parliament. The biggest single reason why the public views the parliament so negatively is usually perceptions of corruption. Most voters also report that they rarely, if at all, meet with a member of parliament from their electoral district. The parliament clearly has a major PR problem.

Menjaga Pegunungan Tambrauw, Ini Cerita Dua Perempuan Tangguh asal Momo Kaa

Menjaga Pegunungan Tambrauw, Ini Cerita Dua Perempuan Tangguh asal Momo Kaa

oleh Een Irawan Putra * di 14 August 2018

Kaki-kaki lincah Mince Momo (40 tahun) dan Atafia Momo (22) menjejak masuk jauh ke dalam hutan. Berbekal keranjang anyaman buatan lokal yang tergantung di kepala, tak ada rasa takut saat menjelajah belantara. Bagi mereka hutan sudah seperti rumah kedua, tempat mengoleksi berbagai kebutuhan harian.

Pemerataan Kompetensi Guru Agar Indonesia Timur Bangkit

Oleh: Tempo.co Senin, 30 Juli 2018 15:38 WIB

INFO NASIONAL - Permasalahan pendidikan merupakan hal yang selalu menarik untuk diperbincangkan, apalagi masalah pemerataan pendidikan. Banyak asumsi yang menyatakan pendidikan wilayah Timur sangat jauh ketinggalan, ada juga yang mengatakan bahwa perhatian pemerintah dibidang pendidikan tidak berimbang untuk wilayah Timur dibanding wilayah lainnya.

Pertanyaan yang muncul adalah “apakah pemerintah melalui Kemendikbud tidak  memperhatikan kualitas pendidikan di wilayah Timur?”

Guru Romanus Meak, Sang Inovator di Lumpur Asmat

Penulis: Petrus Supardi

Asmat terkenal karena ukirannya memesona. Di atas hamparan sungai dan rawa, orang Asmat hidup berpindah-pindah dari satu bevak ke bevak lainnya. Mereka mengambil makanan yang tersedia di alam: sagu, ikan, kepiting, sayur dan berbagai jenis binatang seperti babi hutan dan kuskus.

Sebagian besar wilayah Asmat diliputi rawa dan sungai. Apabila air pasang, maka seluruh permukaan tanah tergenang air. Kondisi tanah berlumpur sehingga usaha pertanian belum mengalami kemajuan. Sayur dan buah-buahan didatangkan dari Timika dan Merauke.

Berkenalan dengan Perempuan Pertama Kepala Kampung Simini di Asmat

Kepala Kampung Simini, Dorce Tojim merupakan perempuan Asmat pertama yang menjabat Kepala Kampung Simini di Kabupaten Asmat, 23 Mei 2018.

Penulis: Petrus Supardi

Asmat memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah. Di atas hamparan lumpur dan hutan bakau, hidup manusia Asmat yang memiliki kebudayaan dan adat-istiadat yang unik.

Menyelamatkan Sumber Daya, Memberikan Pilihan Gizi bagi Masyarakat: Mengembalikan Lamun yang Mulai Menghilang dari Laut Indonesia

Menyelamatkan Sumber Daya, Memberikan Pilihan Gizi bagi Masyarakat: Mengembalikan Lamun yang Mulai Menghilang dari Laut Indonesia
Jumat, Juni 22, 2018

Tepat di bawah permukaan air di sepanjang 54,720 km garis pantai Indonesia, padang lamun hijau menghampar di bawah laut dangkal yang luas. Tapi tanaman itu bukan rumput laut - tanaman itu adalah lamun.

Pages