BEKERJA DAN BERBAKTI UNTUK KEMAJUAN KTI

Menkes Minta Pemkab Jayapura Serius Benahi RSUD Yowari

Menkes Minta Pemkab Jayapura Serius Benahi RSUD Yowari

    Written by  Katharina Lita
    Tue,15 April 2014 | 22:07

KBR68H, Sentani – Menteri Kesehatan,  Nafsiah Mboi berharap status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari bisa ditingkatkan dari tipe C menjadi tipe B. Upaya ini dilakukan untuk menunjang rumah sakit ini menjadi rumah sakit rujukan.

Nafsiah Mboi menegaskan ini saat mengunjungi RSUD Yowari di Kabupaten Jayapura yang disiapkan sebagai rumah sakit rujukan bagi kesehatan ibu dan bayi.

“Masih memerlukan banyak pembenahan. Sumber dayanya dan sarana prasarana juga harus ditingkatkan. Tidak hanya bantuan dari pusat, namun peran Pemda setempat juga harus ada," katanya.

Rencananya RSUD Yowari akan digunakan bagi rujukan lima kabupaten di Papua, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi dan Mamberamo Raya.

Dalam kesempatan itu, Nafsiah mengecek ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) atau ruangan untuk merawat bayi baru lahir yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus.  Ruangan berisi empat alat infant warmer atau inkubator terbuka untuk alat penghangat bayi yang baru lahir ataupun bayi yang lahir prematur.

"Alat ini bantuan dari Kementerian dan kami bekerjasama dengan untuk pendampingan penggunaan alat dengan RSCM," kata salah satu petugas kesehatan, Suster Erni, Selasa (15/4).

Dana Otsus untuk Rumah Sakit

Sementara, Wakil Bupati Kabupaten Jayapura, Roberth Djoenso mengatakan, dana otonomi khusus yang diterima kabupaten tahun ini mencapai lebih dari Rp 103 miliar. Dana ini meningkat dari tahun sebelumnya, sekitar Rp 78 miliar.

"Alokasi dana Otsus fokus pada empat bidang yakni kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan ekonomi kerakyatan. Dana Otsus yang baru kami dapat malam kemarin saat Musrenbang bupati se Papua, baru kami hitung kembali jumlah dana yang dianggarkan untuk bidang kesehatan, sekiar 15 persen dari dana tersebut," ujarnya saat ditemui di sela-sela kunjungan Menkes ke Rumah Sakit Yowari.

Pihaknya juga mengakui, pihak RSUD Yowari telah mengajukan anggaran untuk penunjang sebagai rumah sakit rujukan itu. Namun ia belum mengetahui besaran dana yang diajukan. "Pengajuan anggaran, ada untuk pembelian alat kesehatan, kebutuhan obat dan juga biaya operasional rumah sakit," ungkapnya.

Dalam kunjungannya ke Jayapura, Menkes Nafsiah juga mengunjungi RS TNI Marthen Indey. Di sana ia mengapresiasi pembangunan gedung baru rumah sakit yang cukup luas dan dapat menjamin kualitas pelayanan bagi masyarakat.

"Manajemen rumah sakit harus memadukan lingkungan yang asri dan nyaman sehingga membuat pasien cepat sembuh dari penyakitnya. Ini sudah cukup baik pelayanan dan tata penghijauan," katanya.

Tidak hanya ke rumah sakit, Nafsiah juga mengunjungi Puskesmas Sentani Kota, yang sebagai Puskesmas Plus di daerah itu. Puskesmas ini dilengkapi dengan tenaga medis yang memadai seperti dokter umum, gigi dan fasilitas rawat inap.

Editor: Anto Sidharta

Sumber: http://portalkbr.com/nusantara/papua/3211692_4263.html