BEKERJA DAN BERBAKTI UNTUK KEMAJUAN KTI

Praktik Cerdas

Thu, 11/11/2010 - 11:01
Berulang kali saya diminta membuktikan cinta saya tapi selalu saya tolak. Mungkin saat itu saya lemah tapi hanya sekali itu saja saya tak kuasa menolak permintaannya. Sekarang saya hamil dan dia berubah menjadi kasar, suka marah dan memukul. Saya harus bagaimana, mak?”, Bunga, gadis belasan tahun itu menyeka air mata yang mengalir di pipinya. Sarci Maukari mendengarkan dengan seksama penuturan Bunga. Sebagai seorang konselor bagi korban kekerasan terhadap perempuan, Sarci memang harus selalu siap kapan saja mendengarkan curahan hati mereka yang memberanikan diri mendatangi kantor Sanggar...
Thu, 11/11/2010 - 10:58
Matahari baru saja mulai bersinar, tapi Nelci Oisba sudah membuka matanya. Setelah berdoa dia beranjak dari tempat tidurnya, kemudian mandi dan menyikat gigi. Selesai mandi, Nelci kecil mengenakan seragam sekolahnya, lalu segera menuju teras di mana mamanya telah menyajikan sarapan kesukaannya, singkong goreng. Sebelum mencomot singkong,  Nelci mendadak teringat sesuatu. Tergesa-gesa ia menuju kamar mandi untuk mencuci tangannya. “Sudah wangi”, kata Nelci sambil mencium jari-jari tangannya. Kembali ke teras, dengan tenang ia menyantap singkong goreng buatan sang mama. Jam delapan...
Thu, 11/11/2010 - 10:54
Air mata selalu mengalir di wajah Wa Ode Pancu (50), seorang janda warga Desa Poogalampa,  jika mengingat anaknya, La Ode Amli, yang saat ini sedang bertugas sebagai anggota TNI di Kota Makassar. Sejak kecil, Amli memang bercita-cita menjadi anggota TNI. Tiga tahun lalu, saat ayahnya sedang dalam keadaan sakit keras, ia mencoba mengikuti tes penerimaan calon anggota TNI. Masa itu adalah salah satu masa tersulit yang pernah dialami Wa Ode Pancu, sebagai seorang petani  ia tidak memiliki dana yang cukup besar untuk biaya pengobatan suaminya dan juga biaya persiapan anaknya...
Thu, 11/11/2010 - 10:37
Sebuah papan bertuliskan ”Anda Memasuki Desa Sehat” menyambut kedatangan siapa saja yang berkunjung ke Desa Bone-Bone, di Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Panorama alam pegunungan yang indah dan udara yang segar di desa  yang terletak di lereng Gunung Latimojong ini seolah membenarkan tulisan tersebut. Berada pada ketinggian 1.300-1500 meter dari permukaan laut, membuat kabut tebal yang dingin selalu menyelimuti Bone-Bone.  Hal ini menjadikan rokok sebagai pilihan yang menyenangkan bagi masyarakat desa ini untuk menghangatkan diri dan melengkapi perbincangan...