BEKERJA DAN BERBAKTI UNTUK KEMAJUAN KTI

RPJMN Disahkan Pekan Ketiga Januari 2015

RPJMN Disahkan Pekan Ketiga Januari 2015
Kamis, 18 Desember 2014 | 12:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Andrinof Chaniago mengatakan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Periode 2015-2019, direncanakan akan disahkan pada pekan ketiga Januari 2015.

Hal itu ia sampaikan dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nasional, Jakarta, Kamis (18/12/2014). "Maksud dan tujuan penyelenggaraan Musrenbang Nasional ini dalam rangka penyusunan RPJMN," kata Andrinof.

Revitalisasi Peradaban Kepulauan

Laporan Pendidikan dan Kebudayaan
Revitalisasi Peradaban Kepulauan

PRESIDEN Joko Widodo mencuatkan istilah revolusi mental menyusul kemudian istilah Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Beragam lapisan masyarakat, beragam golongan, beragam profesi, dan sebagainya, secara gegap gempita menanggapinya, termasuk para budayawan. Mereka menggelar Temu Akbar II Mufakat Budaya Indonesia, di Jakarta, 28-30 November 2014.

Mangrove Memagari Kupang

Menjaga Nusantara
Mangrove Memagari Kupang

Oleh: Kornelis Kewa Ama

RUMAH -rumah warga dibangun berimpitan di Pantai Oesapa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan tampak tak teratur. Talut dengan ketinggian 2 meter membatasi permukiman warga. Tahun 1980-an kawasan itu dipadati hutan mangrove (bakau). Ulah warga yang berdiam di pesisir membuat hutan bakau itu kini tinggal potongan kayu kering yang muncul di permukaan pasir.

Harga Cabai Rawit di Sangihe Selangit

Komoditas Harga Cabai Rawit di Sangihe Selangit MANADO, KOMPAS — Menjelang Natal dan Tahun Baru 2015, di sejumlah daerah di Sulawesi Utara, harga cabai rawit naik hingga mencapai Rp 200.000 per kilogram. Wakil Bupati Sangihe Jabes Gagana ketika dihubungi dari Manado, Selasa (16/12), mengatakan, harga cabai rawit di daerahnya mencapai Rp 200.000 per kilogram. Ia menduga harga cabai rawit dipermainkan oleh pedagang. Oleh karena itu, ia meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melakukan operasi pasar dan melakukan intervensi untuk mencegah permainan pedagang.

Sirih dan Sejarah Budaya Kita

Teroka
Sirih dan Sejarah Budaya Kita

”BERBEDA-beda, tetapi mengunyah sirih.” Semboyan ini mungkin cocok untuk menggambarkan kesatuan masyarakat Indonesia. Mengingat, bahasa dan etnik yang berbeda-beda ternyata tunduk pada sirih. Bagi sesiapa yang pernah mengunjungi pelosok-pelosok nagari di Sumatera, Sulawesi, ataupun Indonesia bagian timur, dipastikan masih akan menemui budaya mengunyah sirih ini.

Eksplorasi Kekayaan Wisata Terpendam NTT

Eksplorasi Kekayaan Wisata Terpendam NTT
VivaViva – 38 menit yang lalu

Bagi

Konten Terkait

Eksplorasi Kekayaan Wisata Terpendam NTTLihat Foto

Eksplorasi Kekayaan Wisata Terpendam NTT

VIAVlife - Provinsi yang terletak di Tenggara Indonesia ini, menyimpan banyak pulau indah di dalamnya. Saat mengunjungi Nusa Tenggara Timur (NTT), wisatawan akan merasakan sensasi berbeda karena banyak kekayaan alam indah belum terkuak di sana.

Rumput Laut Berpotensi Dikembangkan

Budidaya
Rumput Laut Berpotensi Dikembangkan

AROMA asin khas laut tercium ketika kaki melangkah ke sebuah gudang di Pantai Amal Baru, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Oktober lalu. Aroma itu bersumber dari hamparan rumput laut kering yang tengah dikemas dalam karung-karung siap dipasarkan.

”Setiap bulan, 200-300 ton rumput laut yang disetor petani-nelayan kemari. Saya berani membeli minimal Rp 13.500 per kilogram, mungkin harga tertinggi di sini. Itu karena saya bisa menjual lagi,” kata Burhanudin, pengumpul rumput laut di Pantai Amal Baru.

Pemahaman Remaja Rendah, Kasus Tinggi

HIV/AIDS
Pemahaman Remaja Rendah, Kasus Tinggi

JAKARTA, KOMPAS — Jumlah kasus baru penularan HIV di Indonesia masih tinggi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hingga Juni 2014, remaja yang terinfeksi HIV/AIDS berjumlah 18.237 orang. Sejauh ini, hanya sekitar 20 persen remaja yang benar-benar memahami HIV/AIDS.

Pages