BEKERJA DAN BERBAKTI UNTUK KEMAJUAN KTI

Nasional

Simbiosis Mutualisme antara Gerakan Literasi dengan Dunia Usaha

Simbiosis Mutualisme antara Gerakan Literasi dengan Dunia Usaha
By Nency Septriyana

Semangat para pegiat literasi yang tersebar di seluruh pelosok negeri ini patut diacungi jempol. Mereka kreatif, ulet dan tanpa pamrih. Banyak program yang telah mereka lakukan untuk meningkatkan minat dan kecintaan masyarakat pada buku.

Tetapi kita tahu bahwa literasi tidak hanya sekadar baca tulis kan? Ada literasi numerasi, literasi sains, literasi kewarganegaraan dan budaya sampai literasi finansial, yang belum digarap sebanyak program literasi baca tulis.

Sanitasi membaik, tapi tak merata: Waspadai, ancaman kematian dini

Capaian STBM melampaui target  Lokadata / Lokadata

Jangan sepelekan sanitasi yang buruk. Unicef, badan PBB untuk anak-anak, mencatat setiap hari ada 2.000 balita yang meninggal karena diare.

Dari jumlah ini, 1.800 di antaranya terkena diare lantaran air minumnya tercemar limbah, kebersihannya tak memadai, atau hidup dalam sanitasi yang buruk.

Sanitasi membaik, tapi tak merata: Waspadai, ancaman kematian dini

Capaian STBM melampaui target  Lokadata / Lokadata

Jangan sepelekan sanitasi yang buruk. Unicef, badan PBB untuk anak-anak, mencatat setiap hari ada 2.000 balita yang meninggal karena diare.

Dari jumlah ini, 1.800 di antaranya terkena diare lantaran air minumnya tercemar limbah, kebersihannya tak memadai, atau hidup dalam sanitasi yang buruk.

Sanitasi membaik, tapi tak merata: Waspadai, ancaman kematian dini

Capaian STBM melampaui target  Lokadata / Lokadata

Jangan sepelekan sanitasi yang buruk. Unicef, badan PBB untuk anak-anak, mencatat setiap hari ada 2.000 balita yang meninggal karena diare.

Dari jumlah ini, 1.800 di antaranya terkena diare lantaran air minumnya tercemar limbah, kebersihannya tak memadai, atau hidup dalam sanitasi yang buruk.

INSPIRASI BaKTI virtual “Berbagi Hasil Riset melalui Tulisan Populer

Hasil-hasil riset ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilakukan oleh peneliti, penting untuk disampaikan kepada masyarakat luas dan pemangku kepentingan.

Namun seringkali hasil riset menggunakan format, gaya bahasa hingga kosakata ilmiah yang sulit dipahami pembaca awam. Agar hal tersebut dapat tersampaikan dengan baik, hasil riset perlu diolah menjadi tulisan populer dengan gaya bahasa yang mudah dipahami pembaca.

Laporan Kajian Rantai Nilai Komoditas Sutra Sulawesi Selatan

Laporan Kajian Rantai Nilai Komoditas Sutra Sulawesi Selatan 

Kerja sama: Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Knowledge Sector Initiative (KSI), Yayasan BaKTI, Payo-Payo

Penulis:

Tim Pelaksana Kajian: 
Andi Sadapotto
Lusia Palulungan
Mahyuddin Riwu 
Muhammad Alif K. Sahide
Nurhady Sirimorok
Syarifuddin Mabe Parenreng

Tim Peneliti Bappelitbangda Provinsi SulSel:
Yvonne M. Salindeho
Alsry Mulyani
Andi Fitriyani Yahya
Rosmala Dewi Said
St. Suryani
Yuliana Rauf
Yossi F. Pratama

 

Pages