BEKERJA DAN BERBAKTI UNTUK KEMAJUAN KTI

Artikel/Opini

Belajar Menjadi Jurnalis Warga di Bengkel Komunikasi

Proyek AgFor (Agroforestry and Forestry) Sulawesi bekerja sama dengan Yayasan BaKTI (Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia) mengadakan Bengkel Komunikasi IX, suatu kegiatan berbagi pengetahuan lewat tulisan pada sosial media dengan tema “Saya Jurnalis Warga”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, tanggal 19—20 Juli 2016 di Kantor BaKTI, Makassar dan diikuti oleh 32 peserta dari berbagai instansi dan organisasi di Makassar, Kendari, Gorontalo, Bantaeng, dan Lombok.

Kaimana, Surga Energi Alternatif dari Ujung Timur Indonesia

Kaimana, Surga Energi Alternatif dari Ujung Timur Indonesia
Published by Anis Sa'adah at Jun 7, 2016

Dewasa ini cadangan minyak bumi semakin menipis. Keadaan ini terjadi karena sampai sekarang manusia masih bergantung pada salah satu jenis energi yang tidak lain yaitu bahan bakar minyak (BBM). ditengah keterbatasannya, BBM sendiri masih menjadi primadona pada setiap sektor kehidupan. Di sisi lain, kebutuhan energi terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk.

Pemerintah Bantaeng Menetapkan Perbup Imbal Jasa Lingkungan Air

Peraturan Bupati No. 41/2015 yang ditetapkan tanggal 15 Desember 2015 merupakan peraturan resmi pemerintah setempat yang pertama di Provinsi Sulawesi Selatan mengenai imbal jasa lingkungan air. Setelah melalui proses panjang dan berlika-liku, kini masyarakat Kabupaten Bantaeng memiliki peraturan yang mengatur dasar-dasar pengelolaan sumber air, subyek dan obyek pemakai air serta hak dan kewajiban pihak yang terlibat di dalamnya.  

Kelompok Wanita Tani di SulSel : Pemberdayaan Perempuan untuk Ketahanan Keluarga

Kelompok Wanita Tani Cora Uleng terbentuk melihat buruh tani di Kabupaten Soppeng berpenghasilan jauh dari layak. Kegiatan kelompok ini yaitu budidaya tanaman sayur dan melakukan pengembangan usaha hasil olahan pangan seperti usaha kripik emping jagung dan rengginang.

Tukang Ojek Pun Dilibatkan

KESETARAAN JENDER
Tukang Ojek Pun Dilibatkan
Ikon konten premium Cetak | 22 Februari 2016 Ikon jumlah hit 82 dibaca Ikon komentar 0 komentar

Di dalam budaya patriarki, berlangsung ketidakseimbangan relasi kekuasaan antara laki-laki dan perempuan. Budaya patriarki semacam ini terjadi pada mayoritas suku di Indonesia. Namun, dengan berbagai cara, kondisi itu bisa diatasi sehingga keadilan dan kesetaraan jender bisa dicapai.

Sunat Perempuan Indonesia

Sunat Perempuan Indonesia
Lies Marcoes
Ikon konten premium Cetak | 18 Februari 2016 Ikon jumlah hit 159 dibaca Ikon komentar 0 komentar

Siapa yang tak kaget ketika Unicef -Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Anak-anak-meluncurkan hasil penelitian soal sunat perempuan.  Menurut laporan itu Indonesia menjadi penyumbang ketiga tertinggi angka praktik sunat perempuan dunia.

Kedaulatan Energi dan Listrik

Kedaulatan Energi dan Listrik
Mudrajad Kuncoro
11 Februari 2016

Pemerintah akan memangkas target proyek pembangkit listrik dari 35.000 megawatt menjadi 16.000 MW. Pernyataan Rizal Ramli, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, ini bertentangan dengan komitmen Presiden Joko Widodo dan Menteri ESDM yang berkukuh tetap akan menjalankan program pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW.

”Quo Vadis” Energi Bersih Indonesia

”Quo Vadis” Energi Bersih Indonesia
Arifin Panigoro
Ikon konten premium Cetak | 11 Februari 2016 Ikon jumlah hit 90 dibaca Ikon komentar 0 komentar

Bali kembali menyedot perhatian dunia dengan berlangsungnya perhelatan besar, Bali Clean Energy Forum 2016, di tengah merosotnya harga minyak dunia dan meningkatnya desakan penggunaan energi bersih atau energi terbarukan.
jitet

Kita bisa bertanya, seberapa penting kegiatan di Bali ini untuk pengembangan energi terbarukan di Tanah Air?

Mempersenjatai Petani Indonesia Menghadapi MEA

Mempersenjatai Petani Indonesia Menghadapi MEA
Suwandi
Ikon konten premium Cetak | 1 Februari 2016 Ikon jumlah hit 176 dibaca Ikon komentar 0 komentar

Munculnya sinyalemen pakar yang meragukan kesiapan Indonesia dalam menghadapi "perang pangan" di era perdagangan ASEAN bisa jadi merupakan peletakan pemikiran yang sebenarnya belum memahami basis realitas yang ada. Apalagi ketika ada anggapan bahwa pemerintah belum berbuat apa-apa untuk membekali petani sehingga khawatir tidak akan mampu bersaing di Masyarakat Ekonomi ASEAN.
didie sw

Pages