BEKERJA DAN BERBAKTI UNTUK KEMAJUAN KTI

Lingkungan

Menjaga Pegunungan Tambrauw, Ini Cerita Dua Perempuan Tangguh asal Momo Kaa

Menjaga Pegunungan Tambrauw, Ini Cerita Dua Perempuan Tangguh asal Momo Kaa

oleh Een Irawan Putra * di 14 August 2018

Kaki-kaki lincah Mince Momo (40 tahun) dan Atafia Momo (22) menjejak masuk jauh ke dalam hutan. Berbekal keranjang anyaman buatan lokal yang tergantung di kepala, tak ada rasa takut saat menjelajah belantara. Bagi mereka hutan sudah seperti rumah kedua, tempat mengoleksi berbagai kebutuhan harian.

Ancaman Sampah Plastik untuk Ekosistem Laut Harus Segera Dihentikan, Bagaimana Caranya?

Ancaman Sampah Plastik untuk Ekosistem Laut Harus Segera Dihentikan, Bagaimana Caranya?
oleh M Ambari [Jakarta] di 26 July 2018

Sampah plastik hingga kini masih menjadi persoalan serius bagi Indonesia dan juga negara lain di dunia. Di Nusantara, sampah plastik tak hanya dijumpai di wilayah darat saja, tapi juga sudah menyebarluas ke wilayah laut yang luasnya mencapai dua pertiga dari total luas Indonesia. Semua pihak dihimbau untuk terus terlibat dalam penanganan sampah plastik yang ada di lautan.

Suara dari pesisir

Salah satu komitmen pemerintah Indonesia adalah menurunkan emisi gas rumah kaca di tahun 2020 sebesar 26% hingga 41%. Salah satu keuntungan yang dimiliki Indonesia adalah memiliki lebih dari 17,500 pulau dan 8,100 km garis pantai. Dari angka tersebut menggambarkan bahwa Indonesia memiliki sumberdaya pesisir yang kaya. Dibalik fakta tersebut, ekosistem yang beragam (seperti mangrove, rumput laut, dan terumbu karang) memiliki kandungan biomassa carbon yang tinggi. Bila ekosistem ini rusak, emisi “blue carbon” akan meningkat.

Bersinergi Membangun Desa

Kegiatan Konsorsium Hijau di Kabupaten Lombok Tengah sangat diapresiasi oleh pihak pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Hal ini dikemukakan oleh Kepala Bidang Sosial Budaya BAPPEDA Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Satria Utama, M.Si dalam sambutannya di Lokakarya tingkat Kabupaten yang dilaksanakan pada tanggal 13 November 2015 bertempat di Aula Bappeda KabupatenLombok Tengah.

Air Bersih Negeriku

Air Bersih Negeriku
Minggu, 22 Maret 2015 07:25 WIB
Oleh Budi Setiawanto
Air Bersih Negeriku

Jakarta (ANTARA News) - Apa yang terpikirkan tiap memperingati Hari Air Sedunia pada 22 Maret? Salah satunya pasti soal ketersediaan air bersih.

Apalagi Peringatan Air Sedunia (World Water Day) 2015 bertema "Air dan Pembangunan Berkelanjutan" (Water and Sustainable Development).

Aziil Anwar: Menumbuhkan Mangrove di Lahan Kritis dengan “Mangrove On Rock”

Jakarta, Villagerspost.com – Siang itu, sebuah kijang super melaju dengan kecepatan sedang, melintasi jalan aspal berliku di Majene, Sulawesi Barat. Di balik kemudi tampak seorang lelaki jangkung dengan rambut ikal yang mulai memutih. Aziil Anwar,  begitulah nama yang diberikan oleh orang tua pria paruh baya itu.

Tiyaitiki, Kearifan Lokal Masyarakat Teluk Tanah Merah Jayapura Lestarikan Sumberdaya Laut

Oleh Tommy Apriando, Yogyakarta

Masyarakat pesisir, khususnya nelayan biasanya menggunakan pengetahuan tradisional sebagai panduan dalam kegiatan mereka di laut. Dari pengalaman turun temurun mereka telah dapat mempertimbangkan keadaan iklim, arus, migrasi burung-burung untuk menentukan tempat-tempat penangkapan ikan dan biota laut lainnya. Salah satu contoh pranata sosial dilakukan oleh masyarakat Teluk Tanah Merah, Depapre, Jayapura, Papua adalah tiyaitiki.

Sekolah Ini Ajarkan Para Murid Kenal Lingkungan dan Cintai Alam

Oleh Wahyu Chandra

Pagi itu, di halaman gedung berlantai empat, puluhan anak bersemangat memperagakan gerakan silat. Seorang guru memandu mereka. Setiap gerakan diikuti para murid.

Begitulah salah satu aktivitas rutin di Rumah Sekolah Cendekia, terletak di Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Ia sekolah alternatif, murid-murid tak wajib berseragam.

Pages